Terdapat beberapa versi mengenai definisi Wireless Sensor Network
yang dikemukakan oleh para ahli di dunia, namun secara umum Wireless
Sensor Network didefinisikan sebagai salah satu jenis dari jaringan
wireless atau nirkabel terdistribusi, yang memanfaatkan teknologi sistem
benam dan seperangkat node sensor untuk melakukan proses sensor,
monitoring, pengiriman data, dan penyajian informasi ke pengguna,
melalui komunikasi internet. Setiap sensor memiliki perangkat lunak dan
perangkat kerasnya masing masing, yang kemudian akan digabungkan dan
dijalankan ke dalam sistem Wireless Sensor Network.
Sebuah node sensor memiliki enam buah komponen utama untuk dapat menjalankan fungsinya, berikut adalah enam komponen tersebut
:
Sensor
Sensor merupakan perangkat elektronik yang bertugas untuk melakukan
pemindaian pada sebuah lingkungan ataupun objek fisik, yang nantinya
akan diperoleh data-data dari keadaan objek atau tempat tersebut.
Tranceiver
Tranceiver merupakan komponen elektronik yang memadukan komponen
Transmitter dan Tranceiver, untuk dapat melakukan fungsi transmisi dan
penerima sinyal.
Memory External
Memory external merupakan komponen tambahan untuk menyimpan data-data
hasil pemindaian maupun penyimpanan proses dan eksekusi oleh program dan
sistem operasi.
Controller
Controller merupakan perangkat elektronik yang berfungsi untuk melakukan
pemrosesan data, kontrol kendali terhadap fungsi dari komponen lainnya
pada node sensor, serta menampilkan tugas-tugas yang dikerjakan oleh
komponen lainnyapada node sensor itu sendiri.
Power Source
Power source merupakan sumber energi listrik tambahan bagi node-node
sensor pada WSN, agar dapat tetap beroperasi dengan baik. Seperti yang
diketahui nod esensor itu sendiri hanya mengandalkan batere, untuk itu
perlu adanya sumber energi listrik tambahan.
Analog to Digital Converter (ADC)
Merupakan papan elektronik yang berfungsi mengubah sinyal analog ke sinyal digital.
Sebagai salah satu teknologi di dalam jaringan komputer, Wireless
Sensor Network memiliki enam buah ciri yang membedakannya dengan jenis
jaringan komputer lainnya. Keenam buah ciri tersebut, yaitu :
- Terdiri Atas Minimal Dua Buah Node Sensor
- Self Organizing Network (SON)
- Self Network Maintenance (SNM)
- Pengirim Paket Data Bersifat Broadcast
- Menggunakan Multi Hop Routing
- Komunikasi Dilakukan dalam Jarak Relatif Pendek
Topologi yang digunakan pada WSN ada 4 buah jenis topologi yakni,
topologi star, topologi peer to peer, topologi tree dan topologi mesh.
Disini topologi mesh adalah topologi yang paling kompleks dibandingkan
topologi lainnya. Pada topologi mesh ini setiap komputer saling
terhubung satu sama lain, sehingga terdapat lebih dari satu kemungkinan
rute yang dapat dilewati oleh paket data dari komputer asal ke komputer
tujuan. Topologi mesh dibedakan menjadi dua macam, yaitu topologi mesh
full dan topologi mesh partial. Topologi mesh full menampilkan
kompleksitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan topologi mesh
partial, dimana semua komputer saling terhubung satu sama lain,
sedangkan pada partial hanya beberapa saja yang saling terhubung.
Pengimplementasian Wireless Sensor Network sangat banyak digunakan,
terutama di luar negeri. Contohnya saja pada saat menangkap ikan, di
Jepang konsumsi ikan sangat banyak terutama ikan jenis tongkol.
Sedangkan jenis ikan tersebut sangat minim di lautan sekitar Jepang.
Nah, dengan Wireless Sensor Network Jepang mambuat sinyal yang dikirim
melalui laut untuk menarik perhatian ikan tongkol agar berenang di
sekitar laut Jepang dengan itu para nelayan akan mudah memburu ikan
tersebut tanpa harus mencari jauh-jauh ke laut lain.
Peran Wireless Sensor Network dengan topologi adalah salah satunya
berada di topologi star. Di dalam implementasi topologi star pada
Wireeless Sensor Network, implementasi diwujudkan dalam bentuk
penyeediaan sebuah node sensor sebagai node sensor pusat atau server,
untuk kemudian node sensor lainnya dihubungkan ke server. Semua
komunikasi node sensor harus melewati server terlebih dahulu.
Intregasi Wireless Sensor Network :
- Kemudahan di dalam Kendali Jarak Jauh
- Dapat dikolaborasi pada jaringan privat (intranet)
Macam-macam topologi komputer.
Topologi Ring
Pada topologi ring setiap komputer di hubungkan dengan komputer lain dan
seterusnya sampai kembali lagi ke komputer pertama, dan membentuk
lingkaran sehingga disebut ring, topologi ini berkomunikasi menggunakan
data token untuk mengontrol hak akses komputer untuk menerima data,
misalnya komputer 1 akan mengirim file ke komputer 4, maka data akan
melewati komputer 2 dan 3 sampai di terima oleh komputer 4, jadi sebuah
komputer akan melanjutkan pengiriman data jika yang dituju bukan
IP Address dia.
- Kelebihan dari topologi jaringan komputer ring adalah pada kemudahan dalam proses pemasangan dan instalasi, penggunaan jumlah kabel lan yang sedikit sehingga akan menghemat biaya.
- Kekurangan paling fatal dari topologi ini adalah, jika salah satu
komputer ataupun kabel nya bermasalah, maka pengiriman data akan
terganggu bahkan error.
Topologi Bus
Topologi jaringan komputer bus tersusun rapi seperti antrian dan
menggunakan cuma satu kabel coaxial dan setiap komputer terhubung ke
kabel menggunakan konektor BNC, dan kedua ujung dari kabel coaxial harus
diakhiri oleh terminator.
- Kelebihan dari bus hampir sama dengan ring, yaitu kabel yang digunakan tidak banyak dan menghemat biaya pemasangan.
- Kekurangan topologi bus adalah jika terjadi gangguan atau masalah
pada satu komputer bisa menggangu jaringan di komputer lain, dan untuk
topologi ini sangat sulit mendeteksi gangguan, sering terjadinya antrian
data, dan jika jaraknya terlalu jauh harus menggunakan repeater.
Topologi Star
Topologi ini membentuk seperti bintang karena semua komputer di
hubungkan ke sebuah hub atau switch dengan kabel UTP, sehingga
hub/switch lah pusat dari jaringan dan bertugas untuk mengontrol lalu
lintas data, jadi jika komputer 1 ingin mengirim data ke komputer 4,
data akan dikirim ke switch dan langsung di kirimkan ke komputer tujuan
tanpa melewati komputer lain.
Topologi jaringan komputer inilah yang paling banyak digunakan sekarang karena kelebihannya lebih banyak.
- Kelebihan topologi ini adalah sangat mudah mendeteksi komputer mana
yang mengalami gangguan, mudah untuk melakukan penambahan atau
pengurangan komputer tanpa mengganggu yang lain, serta tingkat keamanan
sebuah data lebih tinggi,
- Kekurangannya topologi jaringan komputer ini
adalah, memerlukan biaya yang tinggi untuk pemasangan, karena
membutuhkan kabel yang banyak serta switch/hub, dan kestabilan jaringan
sangat tergantung pada terminal pusat, sehingga jika switch/hub
mengalami gangguan, maka seluruh jaringan akan terganggu.
Topologi Mesh
Pada topologi ini setiap komputer akan terhubung dengan komputer lain
dalam jaringannya menggunakan kabel tunggal, jadi proses pengiriman data
akan langsung mencapai komputer tujuan tanpa melalui komputer lain
ataupun switch atau hub.
- Kelebihanya adalah proses pengiriman lebih cepat dan tanpa melalui komputer lain, jika salah satu komputer mengalami kerusakan tidak akan menggangu komputer lain.
- Kekurangan dari topologi ini sudah jelas, akan memakan sangat banyak
biaya karena membutuhkan jumlah kabel yang sangat banyak dan setiap
komputer harus memiliki Port I/O yang banyak juga, selain itu proses instalasi sangat rumit.
Topologi Tree
Topologi jaringan komputer
Tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungan
dengan topologi bus, jadi setiap topologi star akan terhubung ke
topologi star lainnya menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi
ini terdapat beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan yang berada pada
tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada
tingkat yang lebih rendah.
- Kelebihan topologi tree adalah mudah menemukan suatu kesalahan dan juga mudah melakukan perubahan jaringan jika diperlukan.
- Kekurangan nya yaitu menggunakan banyak kabel, sering terjadi
tabrakan dan lambat, jika terjadi kesalahan pada jaringan tingkat
tinggi, maka jaringan tingkat rendah akan terganggu juga.