SLIDE

Rabu, 11 November 2015

Pengertian dan Pengenalan tentang Perintah ARP pada linux

Protokol ARP atau Address Resolution Protocol merupakan sebuah protokol yang bertanggung jawab mencari tahu Mac Address atau alamat hardware dari suatu Host yang tergabung dalam sebuah jaringan LAN dengan memanfaatkan atau berdasarkan IP Address yang terkonfigurasi pada Host yang bersangkutan. Dalam OSI layer, protokol ini berkeja antara Layer 2 dan Layer 3. ARP digunakan untuk memetakan internet protocol alamat IP jaringan ke alamat hardware yang digunakan oleh protocol data link. Router dapat mengirimkan data melintasi jalur logic, yang terdiri dari bermacam data link (LAN/Network), dengan cara membaca dan memproses IP address pada paket. Paket-paket dikirimkan melintasi masing-masing data link dengan cara mengenkapsulasi paket kedalam frame,  yang menggunakan pengenal data link agar frame dapat dikirimkan dari sumber ke tujuan didalam link (network). Perangkat-perangkat dalam data link membutuhkan metode untuk menemukan pengenal data link  tetangganya agar frame yang akan di transmisikan dapat mencapai tujuan yang tepat. IP beroprasi pada lapisan jaringan dan tidak perduli dengan alamt link dari setiap node yang akan digunakan. ARP akan  digunakan untuk menterjemahkan antara dua jenis alamat. ARP klien dan server akan beroprasi pada semua computer yang menggunakan IP melalui Ethernet. Proses biasanya dilakukan sebagai bagian dari perangkat lunak driver bahwa drive dengan kartu jaringan.

Pada praktik kali ini akan dicoba disajikan cara untuk menampilkan alamat fisik komputer yang dibaca di dalam jaringan komputer dengan memanfaatkan perintah ARP. Perintah ARP ini sejatinya memanggil utilitas aplikasi open source yang telah terpasang secara default pada setiap sistem operasi Linux apapun distribusi atau distro yang Anda gunakan asalkan perangkat keras kartu jaringan Anda terbaca dengan baik melalui adanya driver perangkat keras yang telah terinstall maupun dukungan dari Kernel Linux.


Perintah ARP ini sejatinya berusaha melakukan manipulasi sistem dari cache pada ARP (Address Resolution Protokol) di  komputer dan jaringan komputer Anda. Manipulasi ini juga melibatkan Kernel Linux tempat di mana pembacaan perangkat keras kartu jaringan Anda,  alamat fisik MAC address dan ARP cache tersebut tercatat dan dibaca dengan baik. Terdapat beberapa opsi yang dapat anda tambahkan di dalam mengetikkan perintah ARP pada Terminal Linux, Anda mengetikkan perintah ARP ini dapat menggunakan Access sebagai pengguna biasa maupun sebagai root (Pengguna Tertinggi) Beberapa opsi tersebut antara lain sebagai berikut :


     1.      Opsi –e (arp –e) Untuk menampilkan entri dari informasi alamat fisik (MAC Address) pada perangkat keras kartu jaringan di komputer Anda, dengan menggunakan standar dari sistem operasi Linux.

     2.      Opsi –a (arp –a) Untuk menampilkan entri alamat fisik (MAC Address) dari perangkat keras kartu jaringan komputer Anda secara lebih spesifik dengan standarisasi dari BSD (Barkeley Software Distribution)

     3.      Untuk informasi lainnya Anda dapat mengetikkan perintah arp –help untuk menampilkan semua informasi bantuan terkait dengan pemanfaatan perintah ARP ini pada Terminal Linux Anda.

     Sebelum melakukan praktik kali ini pastikan anda telah terhubung ke dalam sebuah jaringan komputer. Anda boleh menggunakan media kabel jaringan (wired), nirkabel (wireless), maupun keduanya sekaligus. Anda juga bisa menggunakan pilihan untuk terhubung ke jaringan internet, intranet maupun keduanya sekaligus.

     Kemudian saya membuka Terminal Linux dan menggunakan akses sebagai pengguna biasa dengan kondisi telah terkoneksi ke jaringan. kemudian di ketikan perintah arp -e di terminal Linux. Maka akan muncul tampilan informasi mengenai alamat fisik dari perangkat jaringan yang saya gunakan yaitu pada eth0. yang ditampilkan mengikuti format dari Linux perhatikan  gambar di bawah ini.


Dimana pada gambar diatas ditampilkan MAC Adress dari perangkat keras kartu jaringan yang terhubung ke jaringan.

INSTALASI LAMP PADA UBUNTU


LAMP merupakan sebuah singkatan dari Linux, Apache, Mysql, Perl/PHP/Phyton. merupakan sebuah paket perangkat lunak bebas yang digunakan untuk menjalankan sebuah aplikasi secara lengkap.
Komponen – komponen dari LAMP :
  • Linux = Sistem Operasi
  • Apache  HTTP Server = Web Server
  • MySQL = Sistem Basis Data atau Database
  • PHP atau Perl atau Phyton = Bahasa Pemrograman yang dipakai
Untuk mempermudah instalasi LAMP kita tidak perlu menginstal satu per satu dari sekian aplikasi, cukup hanya dengan menginstal XAMPP maka seluruh aplikasi tersebut akan terinstal karena XAMPP menyediakannya dalam 1 paket. Adapun langkah – langkah instalasi XAMPP pada linux adalah sebagai berikut :
1. Download File XAMPP Untuk menginstal XAMPP download terlebih dahulu file instalasinya disini yang ber exstensi .run

2. Menginstal XAMPP, Langkah kedua menginstal XAMPP, untuk instalasi XAMPP pada linux kita harus meng eksekusi file tersebut melalui terminal. Masuk terlebih dahulu ke terminal dengan menekan Ctrl + Alt + T.

3. Masuk ke direktori (tempat dimana file XAMPP yang tadi di unduh) saya sudah mengcopynya ke desktop jadi panggil dengan dengan cara : cd ~/Desktop

4. Lalu ketik dibawah perintah untuk melihat struktur file:  ls -la

5. Setelah itu ubah permision file installer mejadi executable dan install aplikasinya menggunakan perintah berikutsudo chmod +x xampp-linux-5.5.30-0-installer.run

6. Dan yang terakhir adalah eksekusi file nye dengan mengetik perintah :  ./xampp-linux-5.5.30-0-installer.run

1

7. Setelah dieksekusi maka akan muncul tampilan instaler dari XAMPP berupa GUI seperti berikut, tekan next selayaknya menginstal aplikasi hingga Finish

2
3

8. Setelah Finish untuk menjalankan XAMPP pada linuk ketikan perintah ini pada terminal : sudo /opt/lampp/lampp start

9. Untuk menghentikan XAMPP ketik perintah : sudo /opt/lampp/lampp stop

10. Untuk menjalankan XAMPP dalam versi GUI ketik perintah :
cd /opt/lampp
./manager-linux.run
4
 
11. Untuk melihat apakah LAMP sudah bekerja buka pada browser lalu ketik link http://localhost/dashboard atau http://localhost/phpmyadmin jika muncul gambar seperti dibawah berarti LAMP siap digunakan
 
5

OVER THE TOP (OTT) & PEER TO PEER (P2P)

OVER THE TOP (OTT)

OTT merupakan teknologi informasi dibidang pendekatan dan pemodelan (implemtasinya berbentuk aplikasi dan layanan aplikasi) untuk video dan audio streaming, messaging dan berbasis mobile. OTT berjalan di Application Layer yaitu layer teratas pada pemodelan layer TCP/IP maupun OSI.

Adapun Komponen penunjang dalam Over the top, yakni :
Telco World
Telco World diisi oleh ISP(Internet Service Provider) dan provider(penyedia) jasa layanan telekonunikasi dan akses internet lainnya. Telco World bertugas menyediakan infrastruktur internet, koneksi internet dan jalur komunikasi untuk menunjang jalannya aplikasi dan layanan OTT. Adapun contoh dari Telco World yaitu Telkom, Telkomsel, XL.
OTT World
OTT World adalah tempat dimana pengembang aplikasi berbasis OTT berada termasuk semua penyedia layanan dan bisnis berbasis OTT ada di OTT World.
OTT Service
OTT Service didefinisikan sebagai sema bentuk produk layanan di dunia digital(internet) melalui aplikasi-aplikasi komputer berbasis teknologi OTT yang memanfaatkan koneksi internet dan infrastruktur internet yang disediakan oleh Telco World. Jenis layanan yang diberikan OTT Service antara lain layanan streaming video dan audio secara online, layanan jejaring sosial, layanan pesan instan (messaging).
Dari penjelasan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa keterkaitan antara Telco World, OTT World dan OTT Service saling terkait dan saling membutuhkan satu sama lain, jika ada satu komponen yang tidak ada maka kita tidak dapat menjalankan aplikasi berbasis OTT.
Kategori Aplikasi dan layanan Berbasis OTT, yaitu :
Sosial Media dan Sosial Network
Aplikasi dan layanan yang berbasis OTT pada sosial media dan sosial nework , dimana para pengguna dapat saling berinteraksi, berbagi data dan file yang berbasis web di internet maupun melalui aplikasi yang diinstal pada smartphone atau komputer. Perbedaan sosial media dan sosial network. Sosial media merupakan media yang mengembangkan aplikasi atau layanan kepada pengguna yang terhubung pada internet dengan berbasis OTT (over the top) melalui smartphone atau komputer, sedangkan sosial network merupakan hubungan antar pengguna sosial media yang saling berinteraksi dan membentuk sebuah jaringan sosial
Mesagging (Pesan Instan) 
Kategori aplikasi yang menekankan pada layanan kirim dan terima pesan secara cepat(instant messaging). Adanya aplikasi ini menjadikan kemudahan dalam berkomunikasi baik dua arah maupun secara massal bukan hanya dalam bentuk teks namun berkembang menjadi video seiring kemajuan teknologi dan dukungan internet yang memadai. Adapun contoh dari layanan dan aplikasi berbasis OTT dengan kategori messaging antara lain WhatsApp, Line, Telegram, Kakao Talk, WeChat.
Streaming Audio dan Video
Kategori layanan dan aplikasi berbasis OTT untuk kategori streaming video dan audio menekankan kepada jenis layanan streaming file multimedia audio dan video secara online kepada pengguna. Salah satu contoh pemberi layanan ini adalah Youtube. Pada aplikasi layanan berbasis OTT dalam kategori streaming audio dan video ada hal yang perlu diketahui dalam pengembangannya, yaitu :
  • Kualitas layanan dari sudut pandang penyedia layanan melalui QoS(Quality of Service).
  • Kualitas layanan dari sudut pandang pengguna melalui QoE(Quality of Experience).
  • Socket programming, port, ID Adress yang menjadi syarat dalam koneksi jaringan komputer.
  • Pemahaman mengenai protokol yang digunakan misalnya UDP(User Datagram Protocol) dan RTP(Real Time Protocol).

PEER TO PEER (P2P)

Peer to peer merupakan sebuah paradigma, teknologi, dan pemodelan jaringan dimana setiap peer (sebutan untuk setiap node atau komputer di dalamnya) saling terhubung dan saling berkontribusi di dalam penyediaan layanan dan pertukaran data, tanpa adanya client dan server, karena semua peer bertindak sebagai client sekaligus server (saling member dan menerima). Semua data dan konten di sharing di dalam internal jaringan P2P untuk semua atau beberapa node yang memerlukan saja. Atau dapat juga dikatakan bahwa peer to peer (P2P) meminimalisisr ketergantungan terhadap komputer server.
Model Jaringan Pada Peer to Peer
  1. Centralized Network digunakan kombinasi antara paradigma client server denan paradigma peer to peer. Pemodelan Centralized Network merupakan hibrida (penggabungan) dari kelebihan yang ditawarkan oleh konsep paradigma client server dan konsep paradigma peer to peer.
  2. Desentralized Network ini tidak adanya peer yang bertindak sebagai client maupun server. Semua peer didalamnya berhak bertindak sebagai server sekaligus client.
Topologi (P2P) Peer to Peer pada WSN
Sebuah WSN dengan sejumlah node sensor di dalamnya, dapat dirangkai menggunakan topologi peer to peer. Setiap node sensor memiliki kemandirian masing-masing untuk berkomunikasi.
Hubungan P2P dengan Personal Area Network
PAN merupakan salah satu jenis jaringan komputer yang dikhususkan untuk menghubungkan kmputer dengan perangkat berkemampuan koneksi lainnya dengan jarak koneksi yang relatif pendek dan koneksi bersifat personal. PAN khususnya WPAN dapat dimanfaatkan sebagai wireless sensor network dalam sekala kecil. WPAN bersifat Low Rate yaitu jarak koneksi dan komunikasi yang relatif dekat serta bit rate yang relatif lebih rendah.
Distributed Hash Table (DHT) pada Peer to Peer
Hash adalah algoritma atau subprogram yang memetakan set data yang besar menjadi set data yang lebih kecil.
Hash table adalah struktur data yang menggunakan yang memiliki file autentik yang lengkap.
Jadi difinisi Distributed Hash Table (DHT) dapat diartikan sebagai sebuah tabel distribusi untuk data – data Hash di antara beberapa peer pada paradigma peer to peer yang didalamnya memuat Hash Table dan data Hash itu sendiri.

TRACEROUTE Ubuntu


Traceroute (Tracert) adalah perintah untuk menunjukkan rute yang dilewati paket untuk mencapai tujuan. Ini dilakukan dengan mengirim pesan Internet Control Message Protocol (ICMP) Echo Request Ke tujuan dengan nilai Time to Live yang semakin meningkat. Rute yang ditampilkan adalah daftar interface router (yang paling dekat dengan host) yang terdapat pada jalur antara host dan tujuan.

Baris pertama hanya menunjukkan apa yang akan dilakukan oleh traceroute yaitu melakukan trace ke host yang bernama http://www.google.co.id dengan maksimum loncatan 30 dan besar paket yang dikirimkan adalah 60 byte.
Hasilnya, paket tersebut melewati 4 router atau 4 kali loncatan. Loncatan yang pertama sampai ketiga hanya memakan waktu sekitar 5000 mili detik adalah loncatan dari komputer penulis ke jaringan milik Provider Bali Socket (AceNet).

Ubuntu, Perintah PING

PING singkatan dari Packet Internet Gopher, secara pengertian PING adalah sebuah program utilitas yang digunakan untuk memeriksa konektivitas jaringan berbasis teknologi Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP). Dengan menggunakan utilitas ini, dapat diuji apakah sebuah komputer terhubung dengan komputer lainnya. Hal ini dilakukan dengan cara mengirim sebuah paket kepada alamat IP yang hendak diujicoba konektivitasnya dan menunggu respons darinya.

Screenshot from 2015-10-09 06_59_44
Yang terjadi ketika kita melakukan ping ke http://www.google.co.id adalah kita mengirim satu paket ICMP Echo Request, setiap detik ke host tersebut. Ketika program ping kita memperoleh Echo Reply dari host yang kita tuju (www.google.co.id), dia akan  mencetak respon tersebut ke layar yang menunjukkan ke kita beberapa informasi, seperti :
  • Nomor IP target yang kita ping, dalam kasus ini yaitu 203.142.74.59 (google.com).
  • ICMP Sequence (icmp_seqs=x), x yaitu merupakan nomer urut paket data yang dikirimkan. Jika pada contoh angkanya berurut dari 0 hingga 9, berarti setiap paket ICMP yang dikirim, direspon dengan baik dan tidak ada paket yang hilang. Dalam kasus lain, bisa saja angka icmp_seqs tidak teratur atau tidak berurutan. Jika hal itu terjadi, berarti ada paket yang hilang, rusak, atau entah kemana.
  • TTL, untuk ping defaultnya adalah 255. Setiap kali paket ping yang dikirim melewati router, maka angka TTL akan dikurangi 1. Andai saja ada router yang menerima paket yang TTL-nya 0, maka paket tersebut akan dibuang. Dalam kasus lain, bisa saja TTL-nya akan berubah jika ada gangguan pada jalur awal dan beralih pada jalur lain. Maksudnya, jika angka TTL-nya berbeda-beda, berarti paket yang dikirim melewati router yang berbeda-beda, dan kesimpulannya yaitu koneksi jaringan sedang tidak baik.
  • Time adalah informasi lamanya peket dibalas dalam milidetik. Sederhananya, berarti lamanya ‘pulang-pergi’ paket yang dikirim. Semakin besar angka yang ditampilkan, berarti semakin lama respon yang dberikan oleh target.
Beberapa Reply yang mungkin terjadi :
  • Reply From …, Artinya tidak ada masalah dengan jaringan kita (Card LAN, Kabel, alamat IP, hub/swich sudah OK).
  • Request Timed Out, Artinya komputer kita tidak terhubung dengan target baik secara fisik atau secara logic. Periksa kabel, firewall target, switch/hub, konfigurasi IP, atau hidup/matinyasi si target.
  • Destination Host Unreachable, Artinya alamat host/komputer target ada di luar jangkauan, atau kita tidak dalam satu jaringan. Untuk itu, periksa gateway atau settingan Router.
Untuk menghentikan proses ping, tekan Ctrl+C, setelah itu ping akan mencetak informasi tentang berapa paket yang telah dikirimkan, berapa yang diterima, persentasi paket yang hilang dan angka maksimum, minimum serta rata-rata dari waktu yang dibutuhkan oleh paket tersebut untuk melakukan perjalanan pulang pergi.
Seperti yang dilihat, ping berguna untuk melakukan tes konektivitas pada jaringandan untuk memperkirakan kecepatan koneksi.

Wireless Sensor Network

Terdapat beberapa versi mengenai definisi Wireless Sensor Network yang dikemukakan oleh para ahli di dunia, namun secara umum Wireless Sensor Network didefinisikan sebagai salah satu jenis dari jaringan wireless atau nirkabel terdistribusi, yang memanfaatkan teknologi sistem benam dan seperangkat node sensor untuk melakukan proses sensor, monitoring, pengiriman data, dan penyajian informasi ke pengguna, melalui komunikasi internet. Setiap sensor memiliki perangkat lunak dan perangkat kerasnya masing masing, yang kemudian akan digabungkan dan dijalankan ke dalam sistem Wireless Sensor Network.

Sebuah node sensor memiliki enam buah komponen utama untuk dapat menjalankan fungsinya, berikut adalah enam komponen tersebut :
Sensor
Sensor merupakan perangkat elektronik yang bertugas untuk melakukan pemindaian pada sebuah lingkungan ataupun objek fisik, yang nantinya akan diperoleh data-data dari keadaan objek atau tempat tersebut.
Tranceiver
Tranceiver merupakan komponen elektronik yang memadukan komponen Transmitter dan Tranceiver, untuk dapat melakukan fungsi transmisi dan penerima sinyal.
Memory External
Memory external merupakan komponen tambahan untuk menyimpan data-data hasil pemindaian maupun penyimpanan proses dan eksekusi oleh program dan sistem operasi.
Controller
Controller merupakan perangkat elektronik yang berfungsi untuk melakukan pemrosesan data, kontrol kendali terhadap fungsi dari komponen lainnya pada node sensor, serta menampilkan tugas-tugas yang dikerjakan oleh komponen lainnyapada node sensor itu sendiri.
Power Source
Power source merupakan sumber energi listrik tambahan bagi node-node sensor pada WSN, agar dapat tetap beroperasi dengan baik. Seperti yang diketahui nod esensor itu sendiri hanya mengandalkan batere, untuk itu perlu adanya sumber energi listrik tambahan.
Analog to Digital Converter (ADC)
Merupakan papan elektronik yang berfungsi mengubah sinyal analog ke sinyal digital.
Sebagai salah satu teknologi di dalam jaringan komputer, Wireless Sensor Network memiliki enam buah ciri yang membedakannya dengan jenis jaringan komputer lainnya. Keenam buah ciri tersebut, yaitu :
  • Terdiri Atas Minimal Dua Buah Node Sensor
  • Self Organizing Network (SON)
  • Self Network Maintenance (SNM)
  • Pengirim Paket Data Bersifat Broadcast
  • Menggunakan Multi Hop Routing
  • Komunikasi Dilakukan dalam Jarak Relatif Pendek

Topologi yang digunakan pada WSN ada 4 buah jenis topologi yakni, topologi star, topologi peer to peer, topologi tree dan topologi mesh. Disini topologi mesh adalah topologi yang paling kompleks dibandingkan topologi lainnya. Pada topologi mesh ini setiap komputer saling terhubung satu sama lain, sehingga terdapat lebih dari satu kemungkinan rute yang dapat dilewati oleh paket data dari komputer asal ke komputer tujuan. Topologi mesh dibedakan menjadi dua macam, yaitu topologi mesh full dan topologi mesh partial. Topologi mesh full menampilkan kompleksitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan topologi mesh partial, dimana semua komputer saling terhubung satu sama lain, sedangkan pada partial hanya beberapa saja yang saling terhubung.
Pengimplementasian Wireless Sensor Network sangat banyak digunakan, terutama di luar negeri. Contohnya saja pada saat menangkap ikan, di Jepang konsumsi ikan sangat banyak terutama ikan jenis tongkol. Sedangkan jenis ikan tersebut sangat minim di lautan sekitar Jepang. Nah, dengan Wireless Sensor Network Jepang mambuat sinyal yang dikirim melalui laut untuk menarik perhatian ikan tongkol agar berenang di sekitar laut Jepang dengan itu para nelayan akan mudah memburu ikan tersebut tanpa harus mencari jauh-jauh ke laut lain.
Peran Wireless Sensor Network dengan topologi adalah salah satunya berada di topologi star. Di dalam implementasi topologi star pada Wireeless Sensor Network, implementasi diwujudkan dalam bentuk penyeediaan sebuah node sensor sebagai node sensor pusat atau server, untuk kemudian node sensor lainnya dihubungkan ke server. Semua komunikasi node sensor harus melewati server terlebih dahulu.
Intregasi Wireless Sensor Network :
  • Kemudahan di dalam Kendali Jarak Jauh
  • Dapat dikolaborasi pada jaringan privat (intranet)

Macam-macam topologi komputer.
Topologi Ring
Pada topologi ring setiap komputer di hubungkan dengan komputer lain dan seterusnya sampai kembali lagi ke komputer pertama, dan membentuk lingkaran sehingga disebut ring, topologi ini berkomunikasi menggunakan data token untuk mengontrol hak akses komputer untuk menerima data, misalnya komputer 1 akan mengirim file ke komputer 4, maka data akan melewati komputer 2 dan 3 sampai di terima oleh komputer 4, jadi sebuah komputer akan melanjutkan pengiriman data jika yang dituju bukan IP Address dia.
  • Kelebihan dari topologi jaringan komputer ring adalah pada kemudahan dalam proses pemasangan dan instalasi, penggunaan jumlah kabel lan yang sedikit sehingga akan menghemat biaya.
  • Kekurangan paling fatal dari topologi ini adalah, jika salah satu komputer ataupun kabel nya bermasalah, maka pengiriman data akan terganggu bahkan error.

Topologi Bus
Topologi jaringan komputer bus tersusun rapi seperti antrian dan  menggunakan cuma satu kabel coaxial dan setiap komputer terhubung ke kabel menggunakan konektor BNC, dan kedua ujung dari kabel coaxial harus diakhiri oleh terminator.
  • Kelebihan dari bus hampir sama dengan ring, yaitu kabel yang digunakan tidak banyak dan menghemat biaya pemasangan.
  • Kekurangan topologi bus adalah jika terjadi gangguan atau masalah pada satu komputer bisa menggangu jaringan di komputer lain, dan untuk topologi ini sangat sulit mendeteksi gangguan, sering terjadinya antrian data, dan jika jaraknya terlalu jauh harus menggunakan repeater.

Topologi Star
Topologi ini membentuk seperti bintang karena semua komputer di hubungkan ke sebuah hub atau switch dengan kabel UTP, sehingga hub/switch lah pusat dari jaringan dan bertugas untuk mengontrol lalu lintas data, jadi jika komputer 1 ingin mengirim data ke komputer 4, data akan dikirim ke switch dan langsung di kirimkan ke komputer tujuan tanpa melewati komputer lain. Topologi jaringan komputer inilah yang paling banyak digunakan sekarang karena kelebihannya lebih banyak.
  • Kelebihan topologi ini adalah sangat mudah mendeteksi komputer mana yang mengalami gangguan, mudah untuk melakukan penambahan atau pengurangan komputer tanpa mengganggu yang lain, serta tingkat keamanan sebuah data lebih tinggi,
  • Kekurangannya topologi jaringan komputer ini adalah, memerlukan biaya yang tinggi untuk pemasangan, karena membutuhkan kabel yang banyak serta switch/hub, dan kestabilan jaringan sangat tergantung pada terminal pusat, sehingga jika switch/hub mengalami gangguan, maka seluruh jaringan akan terganggu.


Topologi Mesh
Pada topologi ini setiap komputer akan terhubung dengan komputer lain dalam jaringannya menggunakan kabel tunggal, jadi proses pengiriman data akan langsung mencapai komputer tujuan tanpa melalui komputer lain ataupun switch atau hub.
  • Kelebihanya adalah proses pengiriman lebih cepat dan tanpa melalui komputer lain, jika salah satu komputer mengalami kerusakan tidak akan menggangu komputer lain.
  • Kekurangan dari topologi ini sudah jelas, akan memakan sangat banyak biaya karena membutuhkan jumlah kabel yang sangat banyak dan setiap komputer harus memiliki Port I/O yang banyak juga, selain itu proses instalasi sangat rumit.

Topologi Tree
Topologi jaringan komputer Tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungan dengan topologi bus, jadi setiap topologi star akan terhubung ke topologi star lainnya menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini terdapat beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan yang berada pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.
  • Kelebihan topologi tree adalah mudah menemukan suatu kesalahan dan juga mudah melakukan perubahan jaringan jika diperlukan.
  • Kekurangan nya yaitu menggunakan banyak kabel, sering terjadi tabrakan dan lambat, jika terjadi kesalahan pada jaringan tingkat tinggi, maka jaringan tingkat rendah akan terganggu juga.

Jaringan Komputer (Computer Network)

Jaringan Komputer (Computer Network) merupakan sebuah rangkaian sistem komputer yang terdiri atas komputer-komputer yang terintegrasi satu sama lain yang memungkinkan setiap komputer untuk saling berbagi, tukar menukar informasi, data dan berkomunikasi. Tujuan adanya sistem komputer ini adalah agar user atau pengguna komputer tersebut dapat saling memberikan (Server) dan meminta (disebut client/klien) layanan. 

Istilah jaringan komputer sendiri juga dapat diartikan sebagai kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang terdiri dari dua komputer atau lebih yang saling terhubung. Tujuan dibangunnya jaringan komputer adalah agar informasi/ data yang dibawa pengirim (transmitter) dapat sampai kepada penerima (receiver) dengan tepat dan akurat. 

 Terdapat beberapa bagian dari Jaringan Komputer, diantaranya : 

1. Application Layer Application layer adalah lapisan keempat dari model referensi jaringan OSI. Application Layer bertugas menyediakan interface antara aplikasi yang digunakan untuk berkomunikasi dan jaringan yang mendasarinya. Protocol Application Layer digunakan untuk pertukaran data antara program yang berjalan pada source dan host tujuan. Dengan kata lain, application layer berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan keudian membuat pesan-pesan kesalahan. Contoh aplikasi-aplikasi yang bekerja dalam Application Layer : Web Browser, contoh : Mozilla Firefox, Internet Explorer E-Mail Client, contoh : Out Look Express, Outlook Web Access, Mozilla Thunderbird, Fox mail dll. Software FTP, Contoh : File Zilla 

 2. Cloud Computing Cloud Computing yaitu Sebuah jaringan komputer yang saling berhubungan dengan komputer lain yang dapat dijalankan secara bersamaan. Cloud computing sebenarnya penerapannya terpaku pada satu server atau banyak yang telah disediakan yang layanannya berupa penyimpanan data di server. Cloud computing yang datanya disimpan dalam server bersifat permanen artinya semua pengguna dapat mengakses secara bersamaan melalui akses internet, dan menggunakan datanya juga secara bersamaan. Contoh aplikasi yang menerapkan Cloud Computing adalah Google Docs. Google Docs adalah aplikasi word processor, spreadsheet, presentasi semacam Microsoft Office, yang berbasis di server. Terintegrasi dengan Google Mail, file tersimpan dan dapat di proses dari internet.

 3. Wireless Sensor Network Wireless sensor network atau disingkat dengan WSN adalah suatu peralatan sistem embedded yang di dalamnya terdapat satu atau lebih sensor dan dilengkapi dengan peralatan sistem komunikasi. Sensor di sini digunakan untuk menangkap informasi sesuai dengan karakteristik. Sensor-sensor ini akan mengubah data analog ke data digital. Data ini selanjutnya dikirim ke suatu node melalui media komunikasi yang digunakannya, seperti Bluetooth, Infrared, dan Wi-Fi.

 4. Over The Top Over The Top (OTT) adalah layanan dengan konten berupa data, informasi atau multimedia yang berjalan melalui jaringan internet. Bisa dikatakan juga layanan OTT adalah “menumpang” karena sifatnya yang beroperasi di atas jaringan internet milik sebuah operator telekomunikasi. Beberapa contoh perusahaan yang beroperasi di layanan OTT adalah Facebook, Twitter, Youtube, Viber, dan lain-lain.

 5. Peer to Peer Peer to Peer adalah adalah suatu teknologi sharing (pemakaian bersama) resource dan service antara satu komputer dan komputer yang lain. pengertian yang lebih tepat mengenai peer to peer adalah sistem terkomputerisasi Client-Server dimana suatu komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server, sehingga memungkinkan komunikasi dan pertukaran resource antara dua computer atau lebih secara langsung (real time). Contoh penggunaan teknologi jaringan peer to peer yaitu Bluetooth, dan Tethering Hotspot.

 6. Transport Layer Lapisan transpor atau transport layer adalah lapisan keempat dari model referensi jaringan OSI. Lapisan transpor bertanggung jawab untuk menyediakan layanan-layanan yang dapat diandalkan kepada protokol-protokol yang terletak di atasnya. Contoh cara kerja dari transport layer misalkan kita akan melakukan log in pada Facebook atau lainnya, kita akan mengetikkan alamat email atau user name maka system akan mencocokan terlebih dahulu apakah alamat email sesuai dengan akun yang sudah terdaftar di Server Facebook. 

7. Network Layer Network Layer adalah lapisan ketiga dari model referensi jaringan OSI. Tugas utama dari layer network adalah menyediakan fungsi routing sehingga paket dapat dikirim keluar dari segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada suatu network lain. Contoh : TCP/IP. Beberapa fungsi yang mungkin dilakukan oleh Layer Network : Membagi aliran data biner ke paket diskrit dengan panjang tertentu Mendeteksi Error Memperbaiki error dengan mengirim ulang paket yang rusak Mengendalikan aliran 

 8. Data Link Layer Data link layer adalah lapisan kedua dari bawah dalam model OSI, yang dapat melakukan konversi frame-frame jaringan yang berisi data yang dikirimkan menjadi bit-bit mentah agar dapat diproses oleh lapisan fisik. Contoh: NIC/LAN Card. Tugas Link Layer : Memindahkan datagram dari satu node ke node berikutnya melalui individual link dalam bentuk frame. Individual link : link antar node mungkin berbeda protokol, misalnya link pertama adalah ethernet, berikutnya frame relay.

 9. Physical Layer Physical layer adalah layer OSI yang terletak di paling bawah. Physical layer bertugas mendefinisikan media transmisi jaringan ke media fisik serta membawa sinyal ke layer yang lebih tinggi. Contoh: Hub. 

 10. Quality of Service Quality of Service merupakan mekanisme atau suatu pengkuran tentang seberapa baik jaringan dan merupakan suatu usaha untuk mendefinisikan karakteristik dan sifat dari suatu layanan. Contoh : loading system terlalu lama, pada saat memutar video di youtube kadang-kadang atau sering kali suara yang terdengar terlebih dahulu dan gambar tidak bergerak maka menurut Quality of Service jaringan tersebut terbilang kurang bagus/baik. 

11. Network Security Network Security merupakan mekanisme keamanan jaringan untuk mencegah sumber daya jaringan yang tidak sah. Contoh : mencegah pembajakan account facebook atau social media lainnya, mencegah pembajakan ataupun peretasan pada suatu system tanpa sepengetahuan user, dan sebagainya.

Itu semua sekilas tentang penjelasan Jaringan Komputer untuk hari ini